Kamis, 21 November 2013

Cara Memberi Password Pada Folder

Cara Memberi Password Pada Folder

Assalamualaikum wr.wb
Kita sering sekali membuat ataupun menyimpan file-file penting kita pada sebuah folder di komputer ataupun laptop.
Namun bagaimana jika file rahasia milik kita terlihat oleh orang lain?
Nahh untuk menangani itu saya punya sedikit pengetahuan mengenai keamanan folder, yaitu dengan memberinya sebuah password.
Untuk lebih jelasnya tinggal ikuti langkah berikut ini:
  • Pertama siapkan dahulu file yang akan kita beri password.
  • Setelah itu kalian buka notepad dan tempelkan kode dibawah ini.


cls@ECHO OFF 
title Folder Locker
if EXIST "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" goto UNLOCK
if NOT EXIST Locker goto MDLOCKER
:CONFIRM
echo Are you sure want to Lock the folder(Y/N)
set/p "cho=>"
if %cho%==Y goto LOCK
if %cho%==y goto LOCK
if %cho%==n goto END
if %cho%==N goto END
echo Invalid choice.
goto CONFIRM
:LOCK
ren Locker "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
attrib +h +s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
echo Folder locked
goto End
:UNLOCK
echo Enter password to Unlock folder
set/p "pass=>"
if NOT %pass%==password kamu goto FAIL
attrib -h -s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
ren "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" Locker
echo Folder Unlocked successfully
goto End
:FAIL
echo Invalid password
goto end
:MDLOCKER
md Locker
echo Locker created successfully
goto End
:End



Ganti tulisan password kamu atau yang berwarna hijau dengan password yang kalian inginkan.
  • Setelah itu Save As notepad tersebut, lalu berinama Lock.bat dan Save as type nya ganti jadi All files. Lalu simpan
  • Setelah tersimpan silahkan kalian cari file yang tadi kalian buat dan kalian klik 2x (buka) pada file tersebut.
  • Nanti akan muncul sebuah folder yang bernama Locker, lalu kalian pindahkan file-file penting kalian pada folder Locker tersebut.
  • Setelah itu, kalian klik 2x lagi pada file Lock.bat tadi. Nanti akan ada semacam kode command prompt dan kalian tinggal ketik Y dan enter untuk mengunci folder Locker tersebut agar tersembunyi.
  • Untuk memunculkannya kembali tinggal klik 2x lagi pada Lock.bat dan masukkan password kalian lalu enter.
  • Nanti folder Locker tersebut akan muncul kembali.
  • Selamat Mencoba!!



Mungkin hanya itu saja yang dapat saya sampaikan.
Semoga bermanfaat buat kalian semua.
Wassalamualaikum wr.wb.
- See more at: http://tkj-komunitas-indonesia.blogspot.com/2013/09/cara-memberi-password-pada-folder.html#sthash.KOKgDtCB.dpuf

Kamis, 07 November 2013

makalah basis data

MAKALAH BASIS DATA

Basis Data adalah Tempat penyimpanan data elektronik yang diatur agar data mudah dicari.

Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. 

Tujuan basis data adalah     :
* Efisiensi ruang penyimpanan (Space)
Melakukan sejumlah penekanan jumlah redudansi data (duplikasi data).
* Keakuratan (Accuracy)
Dilakukan pengkodean atau pembentukan relasi antar data bersama dengan penerapan aturan/batasan (constraint) tipe data, domain data, keunikan data, yang secara ketat dapat diterapkan dalam sebuah basis data.
* Ketersediaan (Availability)
Karena kepentingan sebuah pemakaian data, sebuah basis data dapat memiliki data yang disebar di banyak lokasi geografis. Dengan pemanfaatan teknologi jaringan computer yang berada disuatu lokasi/cabang, dapat juga diakses (menjadi tersedia/available) bagi lokasi/cabang lain.
* Kelengkapan (Completeness)
Lengkap tidaknya suatu data yang kita kelola dalam sebuah basis data bersifat relative (baik terhadap kebutuhan pemakai maupun terhadap waktu).
* Keamanan (Security)
Menentukan siapa-siapa (pemakai) yang boleh menggunakan basis data beserta objek-objek didalamnya dan menentukan jenis-jenis operasi apa saja yang boleh oleh pemakai tersebut.
* Kebersamaan Pemakai (Sharbility)
Pemakai basis data seringkali tidak terbatas pada satu pemakai saja, atau di satu lokasi saja atau oleh satu system/aplikasi saja. Basis data dapat digunakan oleh banyak pemakai, misalnya oleh sejumlah departemen dalam perusahaan atau oleh banyak sistem seperti sistem penggajian, sistem inventory, sistem penjualan barang, dan sebagainya. Untuk memenuhi tujuan harus dikelola oleh sistem (aplikasi) yang mendukung lingkungan multiuser.
Istilah-istilah dalam basis data :
  • Entitas (entity) adalah sebuah objek yang keberadaannya dapat dibedakan terhadap objek lain,Entitas dapat berupa orang, benda, tempat, kejadian, konsep
    • Contoh:
      • Orang: MAHASISWA, DOSEN, PEMASOK, PENJUAL
      • Benda: MOBIL, MESIN, RUANGAN
      • Tempat: NEGARA, DESA, KAMPUNG
      • Kejadian: PENJUALAN, REGISTRASI
      • Konsep: REKENING, KURSUS
  • Atribut merupakan kolom dari suatu relasi yang mempunyai nama. Atribut-atribut pada suatu relasi tidak harus tersusun secara khusus. Contohnya, pada relasi PEGAWAI mempunyai lima kolom untuk atribut-atribut NIP#, Nama, Alamat, Gaji dan KodeDiv.
  • Nilai Data adalah data aktual atau informasi pada tiap data,elemen atau atribut.contohnya:
NPM                NAMA             ALAMAT
45211075      Ali                    Tebet
52100789      Budi                Bogor
·        Kunci elemen data adalah Atribut unik yang bisa membedakan record . Contoh : Entitas Mahasiswa yang mempunyai atribut-atribut npm, nama, alamat, tanggal lahir menggunakan Kunci Elemen Data npm.
·        Record adalahKumpulan Isi Elemen data yang saling berhubungan. Contoh : kumpulan atribut npm, nama, alamat, tanggal lahir dari Entitas Mahasiswa berisikan : "10200123", "Sulaeman", "Jl. Sirsak 28 Jakarta", "8 Maret 1983"


ü  Terkontrolnya kerangkapan data Dalam basis data hanya mencantumkan satu kali saja field yang sama yang dapat dipakai oleh semua aplikasi yang memerlukannya.
ü  Terpeliharanya keselarasan (ke-konsistenan) data Apabila ada perubahan data pada aplikasi yang berbeda maka secara otomatis perubahan itu berlaku untuk keseluruhan.
ü  Keamanan data terjamin DBA dapat memberikan batasan-batasan pengaksesan data, misalnya dengan memberikan password dan pemberian hak akses bagi user (misal : modify, delete, insert, retrieve).

Kelemahan system pemrosesan file baris data:
o   Memerlukan tenaga spesialis
o   Stroge besar
o   Biaya mahal
o   Jika file rusak,semua bagian tidak bisa beroperasi
o   Memonitor siapa yang mengakses basis data
o    

            Ciri-ciri pemrosesan file baris data :
a.       Kerangkapan data / redudansi data
b.      Data tidak konsisten / inkonsistensi data
c.       Program oriented
d.      Keamanan data tidak terjamin
e.       Data terisolasi